Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

OSI LAYER DAN TCP IP LAYER

 Osi layer adalah : Lapisan jaringan atau Network layer adalah lapisan ketiga dari bawah dalam model referensi jaringan OSI. Lapisan ini bertanggung jawab untuk melakukan beberapa fungsi berikut: Pengalamatan logis dan melakukan pemetaan (routing) terhadap paket-paket melalui jaringan OSI LAYER ADA 7 : 1. Physical Layer. Untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti Ethernet), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. Data biner dikodekan dalam bentuk yang dapat ditransmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Peralatan seperti repeater, hub dan network card berada pada layer ini 2.Data-link layer Untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalaha...

Sebutkan 3 Topologi yang paling popular dipakai dikalangan Network Engineer. 1.Topologi Bus Bagian utama dari topologi ini adalah jalur backbone yang ada di tengah dan menghubungkan seluruh switch. Kelebihan dari topologi ini adalah biaya yang murah dalam pembangunan, struktur yang simple dan tidak rumit. Selain itu, apabila terjadi kabel putus di salah satu client, hal itu tidak mempengaruhi koneksi client lainnya. 2.Topologi Ring Topologi ring ini mirip dengan topologi bus. Disini setiap perangkat switch saling terhubung dan membentuk cincin seperti gambar. Tujuan dari topologi ini adalah bila ada 1 jalur backbone yang terputus, aktivitas jaringan masih dapat berjalan karena ada jalur cadangan. 3.Topologi Star Berikutnya kita akan membahas topologi star. Topologi ini banyak sekali diterapkan sampai saat ini. Alasannya karena biayanya lebih murah. Topologi star bisa dikatakan hanya membutuhkan 1 switch sebagai pusat jaringan dimana dia bertugas sebagai penghubung semua perangkat di jaringan tersebut.

  1.Topologi Bus  Bagian utama dari topologi ini adalah jalur backbone yang ada di tengah dan menghubungkan seluruh switch. Kelebihan dari topologi ini adalah biaya yang murah dalam pembangunan, struktur yang simple dan tidak rumit. Selain itu, apabila terjadi kabel putus di salah satu client, hal itu tidak mempengaruhi koneksi client lainnya. 2.Topologi Ring Topologi ring ini mirip dengan topologi bus. Disini setiap perangkat switch saling terhubung dan membentuk cincin seperti gambar. Tujuan dari topologi ini adalah bila ada 1 jalur backbone yang terputus, aktivitas jaringan masih dapat berjalan karena ada jalur cadangan. 3.Topologi Star Berikutnya kita akan membahas topologi star. Topologi ini banyak sekali diterapkan sampai saat ini. Alasannya karena biayanya lebih murah. Topologi star bisa dikatakan hanya membutuhkan 1 switch sebagai pusat jaringan dimana dia bertugas sebagai penghubung semua perangkat di jaringan tersebut.